Seketika Berhenti Merokok Dalam 1/2 Jam Karena Benci

Sebenernya, bisa ga sih seketika berhenti merokok hanya dlam 1/2 jam saja?

Terserah Anda juga sih. Soalnya saya cuma cerita pengalaman nyataku saja.

Rokok Faforit
Pertama gini.

Dulu aku pernah baca tulisan orang, siapa aku lupa. Yang jelas, tulisan itu tentang cerita dia berhenti merokok. Aku akan ceritakan ulang. Anggap aja namanya adalah Dani, 27 tahun.

Saat itu, dani pulang kerja agak malam. Sekitar jam 21.00 an. Nah, cuacanya gerimis agak lebat. Dia sampai rumah pun lumayan basah. Karena memaksakan diri untuk pulang hujan-hujanan naik motor.

Begitu sampai kamar, dia lepas baju basahnya, mandi, bersih-bersih, pakai baju lagi lalu duduk santai di kamarnya.

Bagi perokok, pasti tahu kan, posisi seperti ini enak banget untuk merokok.

Nahh, ketika buka tas mau ambil rokok, ternyata rokoknya habis.

Yaaa paham kan? udah PW, mau ngerokok, eehh rokoknya abis. Pasti HHhhhHHhhrrrRRggg.....!!!

Mau ga mau, Dani harus keluar kamar lalu menuju warung terdekat. Padahal di luar masih gerimis. Karena deket, dia pun cuma lari saja. Sampai di sana:

"Pak, Sampoerna Mildnya ada?" Tanya Dani ke penjaga warungnya.
"Abis Mas" Sahut Pak Beja. Penjaga warung.

Langsung Dani lari lagi ke toko lain di samping jalan.

"Pak, beli rokok Sampoerna Mild."
"Ga ada mas. Lagi abis". Jawab penjaga toko.
"An*ing.... niat jualan ga si. Udah dibelain gerimis-gerimisan, di datengin engga ada 😡😡😡" Dani menggerutu.

Makin sebel Dani jadinya.

Pulang lagi dia. Ambil motor dan meluncur ke Alfa mart. Sekitar 800 meter dari rumah. Grimis-grimis, Dani meluncur ke Alfa Mart naik motor.

Pas dipertigaan, Dani berhenti nunggu mobil yang melaju agak kenceng dari sisi kirinya.

Pas di depannya, kan jalannya berlubang dikit, dan ada airnya. Jadi Dani mengangkat kaki kirinya agak tinggi. Jaga-jaga takut kecipratan air pas diinjak ban mobil.

Pas udah di dekat dia, ban mobilnya malah nginjek lubang jalan berair itu. Muncrat lah airnya. 😅

Walaupun kaki Dani sudah diangkat, tapi airnya masih sedikit mengenai kaki kirinya.

"Woy, Kurang ajar loo" Dani marah-marah sambil melototin mobil hitam itu.

Yaa Dani kan abis mandi. Masih capek lagi. Jadi gampang marah.

Okee...
Tahu sendiri kan, Alfa Mart, stok melimpah. Dapatlah si Dani rokok favoritya. Sampoerna Mild.

Sambil pulang, dia sambil menggerutu dalam hati.

"Kurang ajar. Gerimis-gerimis, rokok aja susah amat. An*ing. Basah lagi gue. Baru ganti baju lagi. HHhhhrrgghh..." Dani makin menggerutu tak jelas.

Sampai rumah, Dani cuci kaki lagi. Basah lagi. Dan di kamar, Dani ganti baju lagi. Setalah duduk di kursi santainya, amarahnya makin menjadi.

"Kamp*et, aku diperbudak sama loe. Masa gara-gara loe doang gue harus basah-basahan gini. Malam-malam lagi. An*ing."

Seketika rokoknya yang menyala langsung dia matikan di asbak dengan penuh kemarahan.

Bungkus rokok yang baru diambil satu batang itu, dia remas-remas dengan emosi yang begitu memuncak.

Sebel, kesel, marah dan benci seketika dengan rokoknya. Dan dilemparlah semua rokoknya ke tempat sampah. Asbaknya juga dilempar ke tempat sampah di pojok kamar.

"Aku ga bakal ngerook lagi" dia katakan dengan penuh kebencian. Lalu merebahkan tubuh lelahnya di kasur sampai tertidur.

Sejak saat itu, dia udah ga pernah merokok lagi.

Di sisi lain, ini juga sama dengan pengalamanku yang tidak berteman lagi dengan teman akrabku karena hal sepele.

Ya, aku sama sekali ga mau berteman dengan dia karena aku benci satu tindakannya padaku. Tindakan itu benar-benar membuatku kesal sehingga aku benar-benar ogah berteman dengan dia lagi.
Saya, Dua tahun berteman sangat akrab, langsung menjadi musuh dalam 4 menit. Dani merokok puluhan tahun, langsung berhenti karena kesel, sebel dan benci.
Masuk akal kan?

Itu cerita Dani berhenti merokok. Lalu ada lagi, Rahmat.

Rahmat ini juga berhenti merokok dengan seketika. Namun, dia berhenti merokok bukan karena benci atau kesel seperti Dani. Rahmat berhenti merokok seketika karena ...........

Lanjutkan cerita Rahmat berhenti merokok ini.

Belum ada Komentar untuk "Seketika Berhenti Merokok Dalam 1/2 Jam Karena Benci"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel