Penting: Tisu, Menjadi Solusi Hemat Ketika Mati Lampu


Ya ampun, minggu ini, di rumah mertuaku mati lampu sampai 3 kali. Sangat menjengkelkan. Padahal saat itu aku harus isi training untuk dapatkan jalan-jalan gratis ke luar negeri dari PT DEP.

Jadinya, saya tidak bisa sharing 2 jam. Cuma satu jam saja. Sedihh... 😢

Sharing selesai, kebetulan tetanggaku (Yuli) ada yang punya bayi baru. Akhirnya aku ke rumah Yuli saja untuk menjenguk bayinya. Dalam istilah jawa kegiatan ini disebut dengan MUYI. Katanya sih MUYI itu kepanjangan dari keteMU baYI. 😄

Hehehe... Entahlah. 😄

Kondisi di rumah Yuli pun sama. Mati lampu. Sana sini gelap semua. 😢

Ketika aku masuk ke ruang tamu, ruangan di sinari oleh dua sumber cahaya. Satu di meja tamu dan satu lagi di lantai. Lesehan.

Awalnya aku ga begitu ngeh dengan sumber cahaya itu. Karena otak bawah sadar langsung mengira bahwa itu adalah lilin.

Sekitar 40 menit kemudian, pas lagi cari-cari cemilan hidangan, aku kaget.

Lilin sejak aku datang sampe sekarang kok ga habis-habisss...

Lalu kulihat lebih teliti.

Ehh ternyata itu bukan lilin. 😁

Ternyata penerangan itu seperti ini:
Ini awet banget lohh... 40 menit aku di situ, sumbunya baru berkurang sedikit banget. Belum ada 1 mili meter.

Kalau lilin, 40 menit kan biasanya udah tinggal setengah. Lah ini, masih sama aja. Hehehe...

Sekarang, saya mau kasih tahu caranya.

Pertama, sediakan nampan atau piring logam. Jangan plastik. Kalau piring kaca atau keramik, kayaknya bisa deh.

Tisu. Nanti tisunya ini yang dijadikan sumbu.

Koin. Koin uang 100 / 200 / 500 / 1.000 an bisa. Koinnya sebagai pendiri tisunya nanti.

Terakhir, bahan bakar dari minyak goreng. Itu yang dipakai minyak goreng yang masih baru. Maksudnya, minyak yang belum digunakan untuk menggoreng. Merk nya bimoli. Tapi katanya kalau minyak yang abis digunakan untuk menggorengpun (minyak goreng bekas), masih bisa dipakai. Katanya Yuli.

Begini cara membuatnya.

Gulung 2 lembar tissu ke koin seperti pada gambar. Sehingga, gulungan tisu bisa berdiri.

Kalau tisunya ketinggian, potong aja. Ga usah tinggi-tinggi. 4 cm aja cukup.

Taruh gulungan tisu di piring. Lalu, tuang minyak kedalam piring. Tingginya sekitar 2-3 mili dari ketebalan koin. Biarkan minyaknya meresap sampai atas tisu dulu.

Nah, sekarang, tinggal dinyalain deh. Sulut ujung tisunya.

Pas baru pertama nyalain, agak susah emang. Karena minyak goreng kan susah terbakar. Kadang-kadang bisa sampe 1 menit nyalainnya.

Tapi kalau udah nyala... teng teng teng.... 😤😤😤

Kalau dihitung-hitung, bikin kaya ginian tuh cuma abis Rp. 1.000. Tapi awetnya bisa seperti 20 lilin yang harga Rp. 500an.

Yess, saya tahu pengalamanku ini bermanfaat. Jadi silahkan share untuk orang yang menurut Anda butuh tips ini.



Ditulis Oleh: Mas Mao
FB: fb.com/maolanaakhsann
Youtube: bit.ly/sytmaolana

Belum ada Komentar untuk "Penting: Tisu, Menjadi Solusi Hemat Ketika Mati Lampu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel